Tips Memelihara Hamster

Anda jatuh hati pada si mungil hamster? Memang, memelihara binatang pengerat yang satu ini cukup menyenangkan sebab tidak menyita waktu, biaya dan juga tenaga yang berlebih. Istimewanya lagi, oleh karena ukurannya yang mini, hamster tidak akan "memenuhi" area di rumah Anda. Praktis, murah dan lucu! Tapi tunggu dulu, jika Anda seorang pemula, ada beberapa rambu-rambu dasar yang harus Anda terapkan saat memelihara hamster. Rambu-rambu ini kebanyakan dilanggar oleh karena minimnya pengetahuan tentang bagaimana memelihara hamster yang baik juga benar. Berikut ini diuraikan beberapa tips memelihara hamster yang wajib Anda ketahui. Cermati baik-baik ya.
Pertama, jangan pernah menebar makanan di dalam dasar kandang hamster Anda. Hal ini akan membuat kandang lebih mudah kotor dan juga membuat kandang bau dan mengundang berbagai penyakit. Beli wadah makanan. Pilih yang memiliki berat jangan yang cenderung ringan. Wadah ringan gampang tergeser dan makanan mudah tumpah.
Kedua, jaga kebersihan kandang hamster! Ganti pasir atau serutan kayu yang Anda jadikan alas kandang minimal sekali dalam seminggu. Jika tidak, jangan salahkan jika hamster Anda terlihat lusuh dan bulunya kurang bersih. Salah satu manfaat alas kandang tersebut untuk membersihkan bulu hamster dan juga menyerap air seni. Jadi, malas mengganti pasir atau seritan kayu akan membuat hamster Anda bau!
Ketiga, pilihlah makanan yang benar. Jangan memberi biji bunga  matahari setiap hari. Ingat, makanan berlemak akan membuat hamster Anda terkena obesitas yang berujung pada beberapa penyakit seperti jantung. Kombinasikan dengan takaran yang benar. Agar gizinya terpenuhi. Kacang hijau dan kedelai merupakan alternatif terbaik minim lemak. Coba juga beras merah! Bergizi.
Keempat, saat bermain bersama hamster Anda, jangan pernah coba-coba memegangnya dengan cara berdiri. Hal ini akan memicu stress bagi mereka. Jauh lebih baik jika Anda memegang mereka dalam keadaan duduk. Jauh lebih menyenangkan!
Kelima, jangan pernah menjemur hamster Anda di bawah terik matahari secara berlebihan. Ingat, mereka adalah hewan nokturnal. Siang hari mereka habiskan dengan tidur sedangkan malam hari mereka gunakan untuk mencari makanan. Jadi, mereka cenderung tak "cocok: dengan cahaya matahari berlebih. Yang sedikit saja jauh lebih baik. Di tempat yang teduh.
Keenam, sebelum memegang hamster Anda, pastikan Anda mencuci tangan Anda dengan sabun agar bebauan asing lenyap dari tangan Anda. Mereka sangat sesitif terhadap bau. Dan, mereka mendeteksi Anda dari bau khas Anda. Jika Anda bebauan lain, mereka akan menandai Anda sebagai orang asing.  Jadi, jangan memakai wewangian mencolok ya!
Ketujuh, jangan memberi coklat, jeruk, bawang merah, bawang bombay, bawang putih, seledri, daun bawang dan makanan dengan aroma kuat lainnya! Meski, hamster merupakan hewan omniovra yang bisa menyantap apapun, tapi tubuh mereka tak ramah dengan makanan beraroma kuat. Termasuk yang eraroma citrus! Hati-hati. Poin ini sebenarnya tidak masuk kategori tips memelihara hamster, sebab ini merupakan hal yang kadarnya wajib dilakukan!
Kedelapan, jangan pernah memandikan hamster langsung di air. Terlebih dengan cara merendamnya. Hal ini akan memicu pneumonia! Mereka berasal dari habitat gurun, tak cocok dengan air. Dengan rutin mengganti serutan kayu atau pasir zeloit sudah cukup untuk membersihkan bulu mereka!
Kesembilan, cobalah melengkapi kandangnya dengan aksesoris seperti jungkit-jungkit, bola hamster atau hamsterball, atau Jogging Wheel. Dengan menambahkan mainan ini, ahmster Anda akan jauh lebih aktif dan sering melakukan aktiftas fisik. Sama seperti manusia, hal ini menyehatkan!
Kesepuluh, simpan kandang hamster di tempat yang tidak ramai. Tempat yang bising cenderung mengganggu. Mereka suka tempat yang sepi. Di habitan aslinya, hamster membangun rumah di tempat yang paling tersembunyi. Jadi, cari sudut rumah yang aman, nyaman dan sepi!
Tips memelihara hamster yang terakhir adalah memanjakan mereka dengan pijatan lembut saat Anda sudah dikenalinya sebagai sahabat. Hal ini akan membuat ia semakin dekat dengan Anda tentunya. Selamat mencoba semua tips ini ya. Semoga berhasil!

Tips Merawat Kelinci

  1. Jangan membeli kelinci anakan di bawah umur 2 bulan. Itu akan mengakibatkan kelinci mudah mati karena kekebalan tubuhnya rentan.
  2. Kelinci di petshop atau pinggir jalan sering dikatakan umur 1 bulan, bahkan ada yang bilang 2 bulan. Kita tidak tahu betul akan hal itu sebab kita tidak menerima kalender kelahiran. Para pedagang sering berbohong dengan mengatakan kelinci umur 1 bulan, padahal kecil-kecil, biasanya baru umur 20-25 hari. Kalau 2 bulan saja tidak diperbolehkan dibeli, maka 1 bulan jelas lebih gawat.
  3. Kelinci di bawah umur 3 bulan sangat rawan dibawa pergi jauh melewati 100 km perjalanan.
  4. Jangan percaya kelinci tidak boleh dikasih air minum. Semua makhluk hidup butuh air minum, terlebih kelinci anakan yang baru saja dipisahkan dari induknya.
  5. Jangan percaya bahwa kelinci kebutuhan air minumnya cukup dari rumput, sebab rumput layu kadar airnya sangat minim sementara kebutuhan untuk melancarkan pencernaan dengan air dan kebutuhan kencing sangat banyak. Air putih matang atau mentah sangat dibutuhkan kelinci.
  6. Kangkung bukan pakan terbaik. Setiap pohon berjenis berbambu berpotensi menyimpan gas. Jangan terkecoh pada kesukaan kelinci. Kelinci suka kangkung karena lapar dan tidak ada pakan lain. Kalau sudah lapar apapun jadi.
  7. Kangkung dan kubis menyimpan potensi gas yang tinggi dan mengakibatkan air kencing bau (amoniak).
  8. Jangan percaya bahwa musim hujan banyak mengakibatkan kematian. Bukan soal musim hujannya, tetapi kelembabab dan kebersihan yang jadi masalah. Kalau bisa ditangani secara baik dijamin tidak akan banyak kematian.
  9. Pakan kelinci adalah rumput. Anak kelinci di bawah 3 bulan lebih cocok rumput ketimbang pelet. Pemberian pelet (atau pakan padat lain) seperti ampas tahu atau bekatul boleh tetapi hanya sedikit. Baru setelah umur 2,5 bulan boleh lebih banyak (sekitar 50 gram) sedang kelinci di atas 3 bulan bisa 100gram per hari. Kelinci anak lebih cocok rumput karena sistem pencernaannya masih labil. Kalau banyak pelet jadi berat, terlebih jika tidak diberi air minum.
  10. Penyebab kudis/budugen hanya satu sebab, yakni karena kandang jorok. Kuku kelinci yang sering menginjak kotoran biasanya menularkan penyakit kudis itu ke telinga. Solusi kebersihan sebagai syarat mutlak. Kaki/kuku kelinci perlu dibersihkan dengan air hangat supaya kuman/kutu pada mati. Kalau perlu dipotong kukunya biar lebih aman.
  11. Wortel (bersih) sangat baik bagi Kelinci Anakan maupun kelinci dewasa. Gizi wortel tinggi sehingga anakan kelinci pun sangat perlu memakan wortel. Hindari wortel kotor dan busuk sebab bisa jadi penyakit pencernaan.
  12. Jangan percaya bahwa kelinci anakan bisa dibawa pergi jauh. Itu akan membuat celaka sebab kelinci anakan di bawah 2 bulan masih sangat rawan stres. Stres mengakibatkan pencernaan terganggu, terlebih jika kurang air minum dan kurang serat (rumput).
  13. Jangan percaya air membuat kelinci mati. Bukan airnya yang membuat mati, melainkan karena penyakit. Penyakit kelinci yang ditimbulkan oleh bateri, protozoa atau kuman bisa muncul dari mana saja. Termasuk air. Pastikan air itu bersih. Kalau kena kotoran segera ganti yang bersih.
  14. Jangan percaya setiap jenis kelinci yang dijual umum itu keturunan ras murni. Kita tidak tahu soal kawin silang. Pada umur 1 bulan kelinci bisa jadi nampak murni, tetapi pada dewasa kelak jenisnya jadi aneh-aneh. Biasanya sudah terjadi perkawinan silang. Kalau mau dapat bibit yang baik sesuai keinginan mesti melihat induknya langsung.
  15. Jangan membawa kelinci di perjalanan dengan kardus sebab kardus menimbulkan panas dan sumpek. Banyak kejadian kelinci pada mati. Kalaupun hidup hanya beberapa hari selanjutnya mati karena pengaruh banyak hal, seperti stress dipisah dari induk, perjalanan jauh, dehidrasi (kekurangan air) atau stres karena kepadatan kelinci.

Sumber : http://kelincisemarang.blogspot.com/2011/05/tips-memelihara-kelinci-untuk-pemula.html